Berjuang untuk berserah

Judul buku : Berjuang untuk berserah

sinopsis : Segera setelah menjadi muslim, Jeffrey Lang menyadari bahwa persoalan yang dihadapinya bukannya selesai, tetapi justru baru dimulai. Dulu, profesor matematika ini berjuang untuk menemukan Tuhan yang masuk akal dan masuk hati. Perjuangan itu telah membawanya berkelana ke berbagai mazhab dunia: rasionalisme, agnotisisme, ateisme. Dan, lewat pertemuan kebetulan dengan seorang mahasiswanya yang muslim, ia akhirnya menemukan Islam.

Sekarang, setelah masuk Islam, Dr. Lang menghadapi tantangan baru. Ia kini harus menyesuaikan diri dengan komunitas barunya, dengan segenap keyakinan dan tradisi baru, dengan pandangan-dunia dan gaya hidup Islam. Sebagi orang yang dibesarkan dalam budaya rasio dan bukannya tradisi, Lang harus berjuang sekali untuk mengerti (dan menjelaskan) mengapa agama (Islam) harus disertakan dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Mengapa pula apa yang diidealkan al Quran begitu jauh dari realitas kehidupan muslim? Bagaimana menghadapi tuntutan taklid-buta terhadap berbagai hadis dan tradisi, seperti yang diserukan sejumlah orang Islam? Bagaimana dengan status wanita, yang sering menjadi sasaran utama serangan nonmuslim terhadap Islam? Dan berbagai pertanyaan lain yang langsung menyergapnya.

Sejak memeluk agama Islam, Jeffrey Lang telah berusaha menemukan jawaban atas persoalan-persoalan tersebut. Hasil dari pergumulannya itulah yang didokumentasikan dengan apik dan dokomunikasikan dengan lugas dalam buku ini.

Maka membaca buku ini, kita tidak hanya mengikuti perjalanan spiritual seorang Amerika dalam menemukan Tuhan, tapi juga yang lebih penting, kesan-kesan dan pandangan kritis penulisnya terhadap praktik dan pemahaman keagamaan umat Islam.

"Hambatan terbesar untuk sukses adalah rasa takut akan kegagalan."


Kita semua takut kegagalan. Ini kebiasaan belajar. Dikatakan bahwa hanya ketakutan kita dilahirkan dengan adalah takut jatuh dan takut suara keras, sisanya dipelajari. Tidak ada yang salah dengan kegagalan. Bahkan, jika Anda tidak pernah gagal, Anda tidak akan pernah tumbuh. Makanya, jikalau ada suatu kesempatan, dalam memperbaiki ekonomi anda, anda jangan takut, dan jangan pesimis karena mungkin saja, itu adalah jalan untuk menjadikan ekonomi anda menjadi lebih baik :), ok bagi yang sudah yakin dan optimis silahkan klik disini untuk memperbaiki ekonomi kita menjadi lebih maju :) Terry Mc Dlas

MAKALAH PERUSAHAAN LEASING


BAB I

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Peta perekonomian global yang mendobrak batas-batas wilayah negara, sistem pasar dan model investasi menjadi acuan seberapa besar potensi laba dan resiko dari suatu usaha yang akan diadakan oleh investor.

Liberalisasi perdagangan tidak hanya menjadi persaingan anatara komoditi andalan, tetapi juga merupakan persaingan dibidang jasa, pada kondisi sepereti ini yang menjadi pertimbangan dari konsumen adalah tingkat efisiensi, sedangkan produsen /pengusaha adalah tingkat keamanan dari suatu investasi modal yang diselenggarakan.

Lembaga pembiayaan leasing dibentuk berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor.Kep.-122/MK/IV/2/1974, Nomor.32/M/SK/2/1974, 30/Kpb/I/1974 tertanggal 7 Februari 1974, tentang perizinan usaha leasing.

Perusahaan pembiayaan leasing merupakan perusahaan pembiayaan yang masih relatif baru, pada awal perkembangannya usaha leasing dipacu oleh pemerintah dalam rangka mendorong perkembangan dunia usaha dengan memberikan beberapa fasilitas anatara lain dengan memberikan penundaan pembayaran perpajakan , sehingga usaha leasing berkembang dengan sangat maju dan pesat.

Dalam konteks lembaga leasing (sewa guna usaha) itu sendiri menjadi perdebatan apakah lembagta jual beli, sewa beli, jual beli dengan angsuran atau sewa menyewa dengan opsi membeli, hal tersebut berkaitan erat dengan hak kebendaan yang pada salah satu pihak menyangkut batas-batas hak dan tanggung jawabnya.

Fasilitas yang diadakan oleh perusahaan leasing (sewa guna usaha) sebagai perusahaan pembiayaan sangat meringankan konsumen yang kekurangan modal untuk membeli alat pendukung usaha, sehingga leasing menjadi yang sangat solutif.

Leasing (sewa guna usaha) sebagai lembaga pembiayaan dalam sistem kerjanya akan menghubungkan kepentingan dari beberapa pihak yang berbeda, yaitu :
1.Lessor adalah pihak leasing itu sendiri sebagai pemilik modal, yang nantinya akan memberikan modal alat atau membeli suatu barang.
2.Lessee adalah nasabah atau perusahaan yang bertindak sebagai pemakai peralatan/barang yang akan di leased atau atau yang akan disewakan pihak penyewa/lessor.
3.Vendor atau leveransir atau disebut supplier, sebagai pihak ketiga penjual suatu barang yang akan dibeli oleh lessor untuk disewakan kepada lessee.

Hubungan lessor dan lessee adalah hubungan timbal balik , menyangkut pelaksanaan kewajiban dan peralihan suatu hak atau tuntutan kewajiban dari kenikmatan menggunakan fasilitas pembiayaan, untuk itu antara lessor dan lessee dibuat perjanjian financial lease /kontrak leasing.

Bagi lessor keuntungan yang hendak dicapai dalam perjanjian financial lease dengan lessee semata-mata bertumpu pada terciptanya kepastian hukum terhadap perjanjian kontrak tentang serankaian pembayaran oleh lessee atas penggunaan aset yang menjadi objek lease, termasuk pengakuan lessee tentang penguasan objek oleh lessee yang kepemilikannya dipegang oleh lessor, sehingga melahirkan hak secara hukum bagi lessor bila terjadi wanprestasi oleh lessee untuk menyita objek lessee. Sedangkan kerugiannya dapat berupa :
a.Sebagai pemilik, lessor mempunyai resiko yang yang lebih beasr dari pada lessee sehubungan dengan barang lease maupun dengan kegiatan operasionalnya, yaitu adanya tanggung jawab atas tuntutan pihak ketiga jika terjadi kecelakaan ataupun kerusakan atas barang orang lain yang disebabkan oleh lease property tersebut.
b.Pihak lessor walaupun statusnya sebagai pemilik dari lease property tetapi tidak bisa melakukan penuntututan (claim) kepada pabrik/suppliernya secara langsung, tindakan tersebut harus dilakukan oleh lessee sebagai pemakai barang.
c.Sebagai pemilik barang , lessor secara hukum harus bertanggung jawab atas pembayaran beberapa kewajiban pajak tertentu.
d.Walaupun lessor mempunyai hak secara hukum untuk menjual leased property, khususnya pada akhir periode lease, lessor belum dapat yakin bahwa barang yang bersangkutan bebas dari ikatan seperti liens (gadai), atau kepentingan-kepentingan lainnya.


Bagi lessee, keuntungan yang hendak dicapai dalam perjanjian financial lease dengan leasing/lessor adalah :
a.Capital saving, yakni ia tidak perlu menyediakan dana besar , maksimum hanya down payment (uang muka) yang biasanya jumlahnya banyak.
b.Tidak diperlukan adanya jaminan (agunan).
c.Terhindar dari resiko.
d.Masih tetap mempunyai kesempatan untuk meminjam uang dari sumber-sumber lain sesuai dengan kredit line yang dimiliki.
e.Mempunyai hak pilih (option rights).

Penjelasan tentang tidak diperlukannya jaminan karena konsep dari usaha leasing (sewa guna usaha) adalah pinjaman modal usaha dan jaminan kedudukannya dalam perjanjian leasing menjadi ketentuan prinsipil, dasar pemikiran dari konsep leasing tidak menghilangkan fungsi jaminan sebagai fungsi modal dalam usaha leasing/lessee, hal tersebut yang menjadi penekanan bahwa jaminan dalam penerapan perjanjian leasing sangat fleksibel.

PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, maka penulis mengambil permasalahan sebagai berikut :
1. Bagaimana prosedur mekanisme perjanjian sewa guna usaha/leasing di PT> Orix Indonesia finance cabang semarang?
2. Bagaimana tanggung jawab lessee dan lessor terhadap objek perjanjian dalam praktek perjanjian sewa guna usaha di PT. Orix Indonesia Finance cabang Semarang.
3. hambatan-hambatan apa saja yang biasa timbu pada sistem prjanjian sewa guna usaha tersebut.

TUJUAN PENELITIAN
tujuan penulis mengadakan penelitaian dalam penulisan ini adalah :
1. untuk mengetahui prosedur mekanisme perjanjian sewa guna usaha/leasing baik secara teori maupun praktek.
2. untuk mengetahui tanggung jawab lessee dan lessor terhadap obyek perjanjian dalam praktek sewa guna usaha di PT. Orix Indonesia Finance cabang SEmarang.


3. untuk mengeataui hambatan-hambatan yang biasa timbul pada sistem dan pelaksanaan perjanian sea guna usaha serta cara mengatasinya.

BAB II

PEMBAHASAN

HASIL PENELITIAN

PT. Orix Indonesia Finance atau biasa disingkat dengan PT. ORIF adalah merupakan perusahaan leasing yang didirika pada tanggal 21 April 1975 dengan nama Orient Bina Usaha Leasing (OBUL).

kegiatan pembiayaan yang dilakukan oleh PT. Orix Indonesia Finace adalah car Finance,equipment lease, housing finance, factoring, corporate fianace serta operating lease. kegiatan tersebut dilakukan oleh PT. Orix melalui kantor cabang yang terdapat di BAndung, Semarang, Solo, Surabaya, Meadn , Palembang dan jakarta.

pada setiap kantor cabang terdapat prosedur mekanisme leasing yang sama. prosedur mekanisme leasing ini sangat diperlukan dalam proses pembuatan perjanjian leasing. sebab dalam prosedur tesebut terdapat tahapan-tahapan yang mengatur setiap tindakan yang harus diambil oleh para pihak, sihingga dapat dipasitkan bahawa proses pembuatan pembuatan perjanjian tersebut dapat berjalan dengan teratur dan sistematis sesuai kehndak para pihak sampai pada detik tercpainya perjanjian tersebut yang ditandai dengan penandatanganan kontrak lasing.

tahap peratama dalam prosedur mekansme leasing PT. Orix dimulai dengan pengujian peromonan fsilitas leasing oleh lessee atas suatu barang tertentu kepada Pt. Orix sebagai pihak lessor, yaitu dengan cara mengisi dan menyerahkan formulis permohonan yang telah disediakan oleh lessor disertai dengan dokumen lengkap yaitu:
a. kartu tanda penduduk dari suami istri
b. KK
c. ekening koran selama 3bln terakhir
d. SIUP/NPWP
e. dokumen-dokumn lain yang dianggap perlu

TANGGUNG JAWAB LESSE DAN LESSOR TERHADAP OBYEK PERJANJIAN LEASING

Dalam suatu perjanjian biasnya terdapat ketentuan yang mengatur mengenai pembagian tanggung jawab para pihak terhadap obyek perjanjian. hal ini oleh pembuat perjanian dimaksutkan untuk menghindari atau menjaga obyek perjanjian dari tindakan-tindakan yang merugikan, yang mungkin dilakukan oleh salah satu pihak dalam perjanjian. pembagian tanggung jawab tersebut harus didasarkan pada kesepakatan para piahak dan asas tikad baik dalam perjanjian. karena jangan sampai pembagian-pembagioan tersebut nantinya merugukan alah satu pihak dalam perjanjian.

berikut ini adalah pengaturan dan pembagian tanggung jawab antara lessee dan lessor terhadap obyek perjanjian, dengan contoh perjanjian sewa guna usaha kendaraan bermotor di PT. Orix Indonesia Finance.
a. tanggung jawab lessee terahadap obyek perjanjian sewa guna usaha dalam praktek perjanjian sewa guna usaha di PT. Orix Indonesia, diatur dalam ketentuan-ketentuan mengenai :
1. penyerahan barang leasing
2. penggunan barang easing.
3. gugatan dari pihak lain
4. larangan pemindahan hak atas barang leasing
5. perubahan barang leasing.
6. pemeliharaan dan embiayaan barang leasing
7. kehilangan dan atau kerusakan barang leasing
8. larangan dan atau pemindahan hak dan kewajiban lessee
9. cidera jani atau ingkar janji
10. asuransi

HAMBATAN-HAMBATAN YANG BIAS TIMBUL PADA SISTEM DAN PELAKSANAAN PERJANJIAN LEASING
a. Faktor non yuridis, yaitu :
1. dari pihak lessee
2. dari pihak ketiga

b. faktor-faktor yuridis
1. faktor-faktor tak terduga
2. faktor yuridis yang bersifat final

PEMBAHASAN
1. prosedur meanisme perjanjian leasing Dalam teransaksi leasing, para pihak yang terlibat adalah lessor, lesssee, dan kreditur para pihak tersebut kemudian saling mengingatkan dirinya satu sama lain dalam sebuah perjanjian leasing dalam proses pembuatan perjanjian leasing , para pihak yang terlibat harus memulai suatu tahapan atau prosedur yang dinamakan dengan prosedur mekanisme leasing.

sampai saat ini belum dijumapai adanya ketentuan khusus yang menagtur prosedr mekanisme leasing. prosedur yang ada saat ini merupakan prosedur yang berasal dari kebijaksanaan masing-masing perusahaan sewa guna usaha/leasing yang tunduk pada ketentuan dalam Buku III KUHperadata tentang perikatan demikian pula dengan prosedur mekanisme leasing yang terdapat di PT. Orix Indonesia yang sealama ini merupakan hasil ari kebijakan PT. Orix sendiri, namun pengaturannya tetap disesuaikan dengan peraturan yang berlaku.

2. hambatan-hambatan yang bisa timbul pada sistem pelaksanaan perjanjian leasing
a. penyebab timbulnya resiko yang bisa menjadi penghambat dalam perjanjian leasing :
1. Wanprestasi atau ingkar janji dari pihak leasse
2. musnah, hilang atau rusaknya barang leasing
3. faktor-faktor yuridis yang bersifat final
4. faktor-faktor lain yang bersifat tak terduga

BAB III

PENUTUP


dalam kegiatan pemabayan yang dilakukan oleh perusahaan leasing termasuk PT. Orix Indonesia , terdapat suatu prosedur yang disebut dengan prosedur mekanisme leasing sampai saat ini belum ada ketentuan khusus yang mengatur mengenai prosedur leasing tersebut. namun akan lebih baik jika ada peratuiran khusus yang menagtur mengenai prosedur mekanisme leasing. sehingga akan terdapat keseragaman peraturan dan kepastian hukum dalam pelaksanaannya.

Peerjanjian sewa guna usaha yang lahir pada prosedur mekanisme leasing terdiri dari ketentuan-ketentuan yang salah satunya adalah ketentuan mengenai tanggung jawab para pihak terhadap obyek leasing. pemabagian dan pengaturan mengenai tanggung jawab para pihak terhadap obyek leasing tersebut pada umumnya dipengaruhi dan ditentukan oleh jenis pembiayaan yang terdapat dalam perjanjian leasing itu sendiri, namun secara khusus pembagian dan pengaturan tersebut pada dasranya harus didasarkan pada kesepakatan para pihak dalam perjanjian. sedangkan untuk pelaksanaannya harus dilakukan berdasarkan undang-undang.

Dalam raktek perjbanjian sewa guna usaha/leasing di PT. Orix Indonesia terdapat resiko-resiko yang biasa menjadi penghambat dalam pelaksanaan perjanjian tersebut. resiko atau hambatan dalam perjanjian sewa guna usaha pada umumnya disebabkan oleh wanprestasi atau ingkar jani dari pihak lessee. selain wanprestasi/ingkar janji tersebut diatas, resiko atau hambatan dalam perjanjian sewa guna usaha juga bisa disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti yuridis yang bersifat final berupa peraturan-peraturan leasing faktor-faktor lain yang tak terduga yang berupa situasi, kondisi dan keadaan yang bisa disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti yuridis yang bersifat final berupa peraturan-peraturan ain yang tak terduga yang berupa situaasi, kondisi dan keadaan yang bisa menghambat transaksi leasing. namun untuk lebih menghemat biaya, upaya atau cara lain yang bisa dilakukan adalah upaya yang lebih bersifat kekeluargaan yaitu melalui negosiasi.

http://eprints.undip.ac.id/11251/1/2003MNOT2197.pdf

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/29998/4/Chapter%20I.pdf

Kelebihan Al-Qur'an Bayan


1. Munasabah surah. yakni menjelaskan hubungan antar suah satu dengan surah yang lainnya, meliputi keterpaduan isi satu surah dengan isi surah berikutnya, ketrpaduan antara awal surah dengan penutup surah sebelumnya dan keterpaduan antara awal surah dengan akhir surah.

2. Munasahabah kelompok ayat. buat sebagian orang istilah ini pasti asing, munasahabah adalah keterkaitan dan keterpaduan antara bagian-bagian ayat atau surah dalam Al-Qur'an. munasahabah membantu untuk bisa memahami dengan baik bila keterkaitan dan keterpaduan terjadi ada al-Qur'an.

3. Hadits-hadits berkaitan. yakni menjelaskan relevansi hadits dengan ayat didalam Al-Qur'an. dilegkapi pula dengan penjelasan yang diyakini shahih sumbernya.

4. Asbabun nuzul. dalam Al-Qur'an adalah sebab-sebab turunnya Al-Qur'qn. sebagian kita tidak memahami kalau setiap ayat dalam Al-Qur'an memiliki sejarah. catatan sejarah Al-Qur'an kita kenal dengan asbabun nuzul.

5. Mutiara ayat. merupakan kesimpulan antar kelompok ayat, Al-Qur'qn bayan mengelompokan pesan-pesan atau kesimpulan kelompok ayat termaksud dan akan didapatkan pada setiap halaman.

6. Terjemah bahasa indonesia. hal ini penting karena banyak diantara kita tdak memahami bahasa Arab, sementara Al-Qur'an menggunakan bahasa Arab. Al-Qur'an adalah petunjuk bagi manusia, intinya Al-Qur'an diturunkan untuk dipahami kandungan ayatnya.

7. Tajwid. Al-Qur'an haruslah indah terdengar nyaan dibaca, dan ditartil dalam lisan. Al-Qur'an tidak akan indah terdengar, tidak nyaman dibaca kalau tidak mengikuti kaidah tajwid.

8. dalil-dalil keutamaan membaca Al-Qur'an, untuk memeahami Fadhilah Al-Qur'an,maka dimasukan dalam halaman tambahan Mushaf ini, hadis-hadis dan ayat Al-Qur'an yang menjelaskan keutamaan bagi orang yang membaca Al-Qur'an.

9. Indeks Ayat-ayat Al-Qur'an. Al-Qur'an bayan juga dilengkapi dengan indeks Al-Qur'an berdasarkan tema atau indeks tematik, hal ini akan memudahkan pembaca dalam mencari ayat-ayat Al-Qur'an yang diinginkan.

10. Untaian Hikmah. merupakan nasihat-nasihat atau kata-kata bijak yang diambil dari hadist-hadist Rasullullah SAW serta pernyataan para ulama.

majalah Hidayayatullah Edisi II/XXIII

Dahsyatnya Istighfar 100x Sehari


Istighfar sama juga dengan sedekah. Pahala dan efek yang ditimbulkan dari amalan ini berhubungan erat dengan janji Allah. Allah telah menjanjikan hadiah bagi siapa saja yang membaca ISTIGHFAR. Janji Allah…adalah janji yang PASTI DITEPATI.

Janji Allah pada orang yang senantiasa membaca ISTIGHFAR yang berhubungan dengan rejeki, anak, dan kebahagiaan dunia:

Allah berfirman,”Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun (istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS.Nuh: 10-12).

sungguh rugi jika kita tidak mengucapkannya secara rutin setiap hari. Berikut ini sabda Rosulullah tentang hal itu:

Rasulullah bersabda, “Sungguh, Allah lebih gembira dengan taubat hamba-Nya daripada kegembiraan salah seorang dari kalian yang menemukan ontanya yang hilang di padang pasir.” (HR.Bukhari dan Muslim).
Sabda Nabi Muhammad buat orang yang senantiasa membaca ISTIGHFAR:

Rasulullah bersabda,”Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka,”(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).

Dengan membaca beberapa uraian di Alqur’an dan hadist ini, saya sangat yakin dengan kebenaran cerita ustad kenalan saya itu. Bahwa istighfar adalah solusi 1001 masalah kehidupan bagi siapa saja.

Tapi ada satu hal yang harus diingat, istighfar yang diucapkan bukanlah sekedar ucapan belaka. Harus didasari dari hati, merupakan ungkapan taubat dan permintaan maaf atas segala dosa-dosa kita kepada Allah SWT. Dan yang terpenting JANGAN MENGULANG DOSA YANG TELAH LALU….. :) Eko Ylianto, Business Diary About Motivation

Kecurangan dalam Mengaudit Pada Perusahaan Asuransi


I. PENADULUAN

Suatu audit meliputi prosedur melakukan untuk memperoleh bukti audit tentang jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Prosedur yang dipilih tergantung pada auditor penilaian, termasuk penilaian risiko salah saji material dari keuangan pernyataan, apakah karena penipuan atau kesalahan. Dalam membuat penilaian, auditor menganggap kontrol presentasi internal yang relevan untuk persiapan entitas dan wajar keuangan pernyataan untuk merancang prosedur audit yang sesuai dalam situasi, tetapi tidak untuk tujuan mengekspresikan pendapat atas efektivitas pengendalian intern entitas. Audit juga meliputi penilaian terhadap kesesuaian kebijakan akuntansi yang digunakan dan kewajaran estimasi akuntansi yang dibuat oleh manajemen, serta penilaian terhadap keseluruhan penyajian laporan keuangan.

Perusahaan membuat estimasi dan asumsi tentang masa depan yang mempengaruhi melaporkan jumlah aktiva dan kewajiban. Perkiraan dan penilaian terus-menerus dievaluasi dan berdasarkan pengalaman sebelumnya dan faktor lain, termasuk harapan kejadian masa depan yang diyakini masuk akal dalam situasi. Dalam masa depan, pengalaman yang sebenarnya mungkin berbeda dari estimasi dan asumsi.

Pengaruh perubahan estimasi akuntansi diakui secara prospektif oleh termasuk dalam pendapatan komprehensif dalam periode perubahan, jika efek perubahan periode itu saja; atau dalam periode perubahan dan masa datang, jika perubahan tersebut mempengaruhi keduanya. Perkiraan dan asumsi yang memiliki risiko signifikan menyebabkan bahan penyesuaian terhadap nilai tercatat aset dan kewajiban dalam tahun anggaran.

Hubungan antara risiko dan asuransi merupakan hubungan yang erat satu dengan yang lain. Dari sisi manajemen risiko, asuransi malah dianggap sebagai salah satu cara yang terbaik untuk menangani suatu risiko.

II. PEMBAHASAN

- Sejarah Asuransi

Asuransi berasal mula dari masyarakat Babilonia 4000-3000 SM yang dikenal dengan perjanjian Hammurabi. Kemudian pada tahun 1668 M di Coffee House London berdirilah Lloyd of London sebagai cikal bakal asuransi konvensional. Sumber hukum asuransi adalah hukum positif, hukum alami dan contoh yang ada sebelumnya sebagaimana kebudayaan.

Asuransi membawa misi ekonomi sekaligus sosial dengan adanya premi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi dengan jaminan adanya transfer of risk, yaitu pengalihan (transfer) resiko dari tertanggung kepada penanggung. Asuransi sebagai mekanisme pemindahan resiko dimana individu atau business memindahkan sebagian ketidakpastian sebagai imbalan pembayaran premi. Definisi resiko disini adalah ketidakpastian terjadi atau tidaknya suatu kerugian (the uncertainty of loss).

Asuransi di Indonesia berawal pada masa penjajahan Belanda, terkait dengan keberhasilan perusahaan dari negeri tersebut di sektor perkebunan dan perdagangan di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan jaminan terhadap keberlangsungan usahanya, tentu diperlukan adanya asuransi. Perkembangan industri asuransi di Indonesia sempat vakum selama masa penjajahan Jepang.

- Pengertian Asuransi

Fungsi utama dari asuransi adalah sebagai mekanisme untuk mengalihkan resiko (risk transfer mechanism), yaitu mengalihkan resiko dari satu pihak (tertanggung) kepada pihak lain (penanggung). Pengalihan resiko ini tidak berarti menghilangkan kemungkinan misfortune, melainkan pihak penanggung menyediakan pengamanan finansial (financial security) serta ketenangan (peace of mind) bagi tertanggung. Sebagai imbalannya, tertanggung membayarkan premi dalam jumlah yang sangat kecil bila dibandingkan dengan potensi kerugian yang mungkin dideritanya (Morton:1999).

Pada dasarnya, polis asuransi adalah suatu kontrak yakni suatu perjanjian yang sah antara penanggung (dalam hal ini perusahaan asuransi) dengan tertanggung, dimana pihak penanggung bersedia menanggung sejumlah kerugian yang mungkin timbul dimasa yang akan datang dengan imbalan pembayaran (premi) tertentu dari tertanggung.

Menurut Undang-Undang No. 2 Tahun 1992, yang dimaksud dengan asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri pada tertanggung, dengan menerima premi asuransi untuk memberikan penggantian pada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau untuk memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Agar suatu kerugian potensial (yang mungkin terjadi) dapat diasuransikan (insurable) maka harus memiliki karakteristik: 1) terjadinya kerugian mengandung ketidakpastian, 2) kerugian harus dibatasi, 3) kerugian harus signifikan, 4) rasio kerugian dapat terprediksi dan 5) kerugian tidak bersifat katastropis (bencana) bagi penanggung.

- Kasus

Perusahaan mobil dikanada yang bernama Lanark PERUSAHAAN ASURANSI memperkiraan dan mengasumsi risiko signifikan menyebabkan bahan penyesuaian terhadap nilai tercatat aset dan kewajiban dalam tahun anggaran berikutnyadibahas di bawah ini:
(a)Penyisihan Klaim Tak Dibayar

Estimasi penyisihan untuk klaim yang belum dibayar dan bagian reasuradur terkait 'merupakan perkiraan yang paling kritis Perusahaan akuntansi. Ada beberapa sumber ketidakpastian yang perlu dipertimbangkan oleh Perusahaan dalam memperkirakan jumlah yang pada akhirnya akan dibayarkan pada klaim ini. Ketidakpastian itu muncul karena semua peristiwa yang mempengaruhi penyelesaian akhir dari klaim belum terjadi dan tidak mungkin terjadi untuk beberapa waktu. Perubahan estimasi ketentuan dapat disebabkan oleh penerimaan informasi klaim tambahan, perubahan peradilan interpretasi kontrak, atau perubahan signifikan dalam tingkat keparahan atau frekuensi klaim dari tren historis. Perkiraan didasarkan pada sejarah Perusahaan pengalaman dan pengalaman industri.


(b)Penurunan Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Investasi

Perusahaan menentukan tidak dimiliki hingga jatuh tempo investasi terganggu ketika telah terjadi penurunan yang signifikan atau berkepanjangan nilai wajar di bawah biaya. Itu penentuan apa yang signifikan atau berkepanjangan membutuhkan penilaian. Dalam membuat penghakiman ini, Perusahaan memperhatikan beberapa faktor lainnya, volatilitas normal dalam harga pasar, kesehatan keuangan perusahaan asosiasi dan industri dan sektor kinerja. Gangguan dibebankan pendapatan.

(c) Pajak Penghasilan

Perseroan secara berkala menilai kewajiban dan kontinjensi yang terkait dengan pendapatan pajak untuk semua tahun terbuka untuk mengaudit berdasarkan informasi terbaru yang tersedia. Untuk urusan di mana besar kemungkinan penyesuaian akan dibuat, Perusahaan catatan terbaiknya estimasi kewajiban pajak termasuk bunga yang terkait dan hukuman dalam penyediaan pajak kini. Manajemen berpendapat mereka memiliki cukup disediakan untuk hasil kemungkinan hal ini, namun, hasil akhir dapat mengakibatkan hasil yang berbeda secara material dari jumlah yang termasuk dalam pajak kewajiban.

III. Kesimpulan

Dari pembahasan masalah tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan :
1. Pada perusahaan ini harus memberikan biaya yang akurat untuk jumlah klaim yang akan dibayarkan
2. Pihak Peerusahaan harus menentukan jatuh tempo investasi agar tidak menggangu laporan keuangan yang tersedia.
3. Pihak perusahaan mengaudit berdasarkan pajak penghasilan yg terbaru dan tersedia.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.lanarkmutual.com/2011FinancialStatements.pdf

http://www.aingindra.com/2012/03/pengertian-asuransi.html

http://underlaw98.tripod.com/studi_kasus_asuransi.htm

KONVERGENSI PSAK DAN IFRS


Bapak Ahmadi Hadibroto (ketua IAI) menginformasikan perkembangan terakhir Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Indonesia, bahwa rencana pengembangan PSAK sebagai berikut :

1. Penyusunan SAK-UKM

Dewan SAK sejak tahun lalu sudah mulai menyusun SAK untuk UKM. Jika tidak ada halangan, exposure draftnya akan diterbitkan dalam beberapa bulan mendatang dan diharapkan dapat disahkan tahun ini juga.

2. Penyusunan SAK Nasional

SAK Nasional adalah SAK khusus yang tidak dicakup dalam IFRS, yaitu :

SAK untuk transaksi berbasis syariah, ditargetkan rampung tahun ini juga; SAK untuk badan layanan umum, target 2008-2009; SAK untuk entitas nirlaba, target 2009-2010; SAK untuk derivasi peraturan perundang-undangan, target 2010-2012

3. Konvergensi dengan IFRS


Pada akhir 2010 diharapkan seluruh IFRS sudah diadopsi dalam PSAK; Tahun 2011 merupakan tahun penyiapan seluruh infrastruktur pendukung untuk implementasi PSAK yang sudah mengadopsi seluruh IFRS; Tahun 2012 merupakan tahun implementasi dimana PSAK yang berbasis IFRS wajib diterapkan oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki akuntabilitas publik.


Melihat program pengembangan standar akuntansi di atas, jelas terlihat bahwa para anggota DSAK kita tidak bermental inlander. Pengembangan PSAK untuk UKM dan kebutuhan spesifik nasional kita didahulukan. Bahkan nantinya PSAK berbasis IFRS tidak wajib diterapkan oleh perusahaan-perusahaan lokal yang tidak memiliki akuntabilitas publik.


Dalam rangka mencapai program konvergensi IFRS secara penuh pada tahun 2012, maka Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) mengagendakan untuk mengadopsi 18 IFRS/IAS di tahun 2009, yaitu:

IFRS 2 Share-based payment
IFRS 3 Business combination
IFRS 4 Insurance contracts
IFRS 5 Non-current assets held for sale and discontinued operations
IFRS 6 Exploration for and evaluation of mineral resources
IFRS 7 Financial instruments: disclosures
IFRS 8 Segment reporting
IAS 1 Presentation of financial statements
IAS 8 Accounting policies, changes in accounting estimates
IAS 12 Income taxes
IAS 21 The effects of changes in foreign exchange rates
IAS 26 Accounting and reporting by retirement benefit plans
IAS 27 Consolidated and separate financial statements
IAS 28 Investments in associates
IAS 31 Interests in joint ventures
IAS 36 Impairment of assets
IAS 37 Provisions, contingent liabilities and contingent assets
IAS 38 Intangible assets

Untuk merealisasikan program tersebut, DSAK telah membentuk empat tim kerja yang bertugas menyusun draft awal standar. Tim ini akan melibatkan partisipasi berbagai kalangan termasuk akademisi, praktisi dan regulator. Pencapaian dan pembahasan PSAK tiap tim kerja akan senantiasa dikoordinasikan kepada seluruh anggota DSAK secara rutin dan komprehensif. Pihak-pihak yang terkait secara langsung dengan IFRS/IAS yang akan diadopsi juga akan dilibatkan.

Untuk itu, sedang disusun program kerja teknis pelaksanaan forum/group discussion untuk mensosialisasikan materi IFRS yang akan diadopsi serta untuk mendapatkan masukan dari stakeholders terkait.
PERBANDINGAN PENERAPAN IFRS DENGAN PSAK
IFRS
1. First time adoption of IFRS
2. Share-based paymen
3. Business Combinations
4. Insurance Contract
5. Non-Current Assets Held for Sale and Discontinued Operations
6. Exploration for and Evaluation of Mineral Resources
7. Financial Instruments: Disclosures

PSAK
1. Belum diadopsi.
2. PSAK 53 belum adopsi IFRS 2, referensi menggunakan US SFAS 123.
3. PSAK 22 belum mengadopsi IFRS 3, referensi menggunakan IAS 22 (1993).
4. PSAK 28 dan 36, belum adopsi IFRS 4, referensi menggunakan US SFAS dan regulasi industri asuransi.
5. PSAK 58 belum adopsi IFRS 5, referensi menggunakan IAS 35 (1998).
6. PSAK 29 dan 33, belum adopsi IFRS 6, referensi US SFAS dan regulasi industri
7. PSAK 31 dan 55, belum adopsi IFRS 7, referensi menggunaka IAS 30, US SFAS dan regulasi industri.


Manfaat Konvergensi IFRS secara umum adalah:
a. Memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan penggunaan Standar Akuntansi Keuangan yang dikenal secara internasional (enhance comparability).
b. Meningkatkan arus investasi global melalui transparansi.
c. Menurunkan biaya modal dengan membuka peluang fund raising melalui pasar modal secara global.
d. Menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan.
e. Meningkatkan kualitas laporan keuangan, dengan antara lain, mengurangi kesempatan untuk melakukan earning management

Berikut adalah perubahan komponen Laporan Keuangan yang lengkap:
Menurut IAS 1 atau PSAK 1 :
• Laporan Posisi Keuangan
• Laporan Laba Rugi Komprehensif
• Laporan Perubahan Ekuitas
• Laporan Arus Kas
• Catatan Atas Laporan Keuangan
• Laporan Posisi Keuangan awal (dalam hal penyajian kembali atau reklasifikasi) Jika dibandingkan dengan PSAK 1 yang lama (1998), komponennya adalah sebagai berikut:
• Neraca
• Laporan Laba Rugi
• Laporan Perubahan Ekuitas
• Laporan Arus Kas
• Catatan Atas L aporan Keuangan
Setelah diamati ada perubahan dalam istilah yaitu Neraca menjadi Laporan Posisi Keuangan,

Laporan Laba Rugi menjadi Laporan Laba Rugi Komprehensif, dan tambahan Laporan Posisi Keuangan awal (dalam hal penyajian kembali atau reklasifikasi).


Sumber : - http://natawidnyana.wordpress.com/2009/03/24/program-konvergensi-ifrs-tahun-2009/

Etika Profesi Akuntansi (Tugas III)

1. Mengapa suatu profesi perlu etika? Jelaskan pendapat saudara!
Jawab:

Karena dengan adanya etika kita dapat menilai seseorang dalam memperlakukan orang lain itu baik atau buruk dalam melakukan usaha dalam suatu profesi, Karena seseorang yang berprofesi dengan etika selalu melakukan persaingan secara sehat, tidak menimbulkan kecurangan, saling menghormati antar profesi, dan mencegah campur tangan pihak luar.

2. Jelaskan 4 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi suatu profesi? dan berilah contohnya masing-masing!
Jawab:

- Kredibilitas adalah kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan
kepercayaan.
Contoh : Kredibilitas pada suatu Bank kepada nasabah agar para nasabah merasa percaya dan puas pada produk yang ditawarkan dalam melakukan jual beli produk dari profesi yang dilakukan.

- Profesionalisme adalah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya ter¬dapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional.
Contoh : Profesionalisme pada setiap perusahaan untuk menjalankan tugasnya, dan dapat mempertanggungjawabkan kemampuan dan bersaing sehat pada perusahaan yang lain.

- Kualitas Jasa Adalah adanya keyakinan bahwa semua pelayanan yang diberikan pelaku sebuah profesi memenuhi standar kinerja yang tinggi.
Contoh : Memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada pelanggan, agar para pelanggan merasa puas dan dapat memberikan kepercayaan terhadap pelanggan tersebut yang nantinya pelanggan tersebuat akan datang kembali untuk melakukan sebuah transaksi atau perdagangan.

- Kepercayaan adalah kepercayaan sebagai derajat di mana seseorang yang percaya menaruh sikap positif terhadap keinginan baik dan keandalan orang lain yang dipercayanya di dalam situasi yang berubah ubah dan beresiko.
Contoh : Seorang atasan Memberikan kepercayaan kinerja kepada para karyawan atau pekerja dalam menjalankan suatu organisasi dan tugas yang diberikan yang akan dicapai bersama.

Contoh Penerapan Etika Dalam Dunia Bisnis diera perdagangan dan Contoh Penerapan Prinsip-Prinsip GCG pada BUMN ( tugas II )

1. Berilah contoh penerapan etika dalam dunia bisnis diera perdagangan bisnis saat ini?
jawab :

- Memperoleh keuntungan dengan cara yang tidak curang, tidak adil, dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai budaya yang ada pada suatu masyarakat atau kelompok.
- Tidak melakukan penipuan, atau tindakan memperdaya, menyesatkan yang disengaja dengan mengucapkan atau melakukan kebohongan kepada rekan bisnis.
- Melakukan suatu praktek bisnis dengan baik tidak dengan cara yang kotor.
- Tidak melakukan penyogokan atau suap: Yaitu memberikan sesuatu yang berharga dengan tujuan mempengaruhi tindakan seorang.
- Tidak melakukan pencurian, atau tindakan mengambil sesuatu yang bukan hak kita atau mengambil property milik orang lain.
- dan Bersaing secara sehat.


2. Pendapat saya Terhadap " kompetisi adalah konsep mereka yang berhasil adalah yang mahir menghancurkan musuh-musuhnya ".
Jawab :

menurut pendapat saya pribadi menghancurkan itu adalah hal yang tidak baik tetapi dalam hal positif, sehat dan sportif adalah baik karena didalam kompetisi ini kita dituntut untuk menang dan ada juga yang kalah didalam sebuah kompetisi. karena kompetisi itu bukan menghancurkan musuh-musuh dengan cara pakai otot, kekerasan dll melainkan dengan akal sehat dan kesportifitasan kedua belah pihak maka kompetisi akan berjalan dengan baik.


3. Sebutkan contoh penerapan dari prinsip-prinsip GCG pada BUMN?
Jawab :

* Pertanggungjawaban (responsibility) contohnya :
- kalau diberikan amanat harus dijaga.
- Adanya sikap tanggung jawab dari semua sector yang bekerja pada perusahaan.
* Kejelasan Fungsi (Akuntabilitas) contohnya :
- Memaksimalkan nilai perusahaan dengan cara meningkatkan prinsip akuntabilitas, agar perusahaan memiliki daya saing yang kuat baik secara nasional maupun internasional.
- Sistem penilaian kinerja operasional, organisasi dan kinerja perseorangan telah sepakat ditetapkan, diterapkan dan dievaluasi dengan baik.
* nilai-nilai dan etika perusahaan (Internalisasi) contohnya :
- perusahaan menjelma menjadi budaya kerja perusahaan.
- Karyawan baru diminta menandatangani kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
* Peraturan dan kode etik (regulation) contohnya :
- Larangan terjadinya pernikahan antar karyawan dan bila hal itu terjadi, maka salah satunya harus mengundurkan diri.
- Larangan kepada karyawan untuk melakukan penyuapan atau memberikan sesuatu yang kepada pihak lain yang dapat menimbulkan prasangka negatif dan mencemarkan nama baik perusahaan.
* keterbukaan (Transparansi) contohnya :
- Menyampaikan laporan keuangan audited dan kinerja usaha ke publik secara rutin, maupun laporan corporate governance pada instansi yang berwenang.
- Informasi tentang prosedur dan kebijakan di unit kerja maupun unit organisasi telah dipublikasikan secara tertulis.
* Kewajaran (fairness) contohnya :
- Harus memiliki sifat adil dalam memenuhi hak-hak stakeholders lainnya
- Tidak boleh membeda-bedakan antara hak-hak stakeholders.

Penerapan etiket , etika dan paham dedonisme ( tugas I )

1. Sebutkan Etiket di masyarakat ? ( minimal 5 )
jawab :

- Menghormati yang lebih tua dan menghargai yang lebih muda.
- Berbicara dengan kata-kata yang sopan.
- Mengucapkan salam ketika mengunjungi rumah seseorang.
- Apa bila memberikan seuatu kepada orang lain gunakan tangan kanan.
- Melihat waktu yang tepat jika ingin berkunjung atau bertamu ketempat orang lain.
- Ikut berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan. Contoh: gotong royong, kerja bakti.
- Membuang sampah pada tempatnya.
- Tidak mudah emosi (Emosional) atau tidak mudah cepat tersinggung dalam bergaul.


2. Apabila seseorang melanggar suatu etika akan mendapatkan sanksi.
Sebutkan contoh etika dan sanksi sosial yang berlaku di masyarakat ? ( minimal 3 )
jawab :

- Berpakaian yang tidak pantas (terlalu minim/sobek-sobek). sanksinya ditegur secara langsung, dikucilakan.
- Mematuhi peraturan lalu lintas. sanksinya diperingatkat,ditilang ditempat
- mematuhi peraturan yang ada didalam kampus. sanksinya ditegur, dicutikan, dan dikeluarkan
- Saat sedang kegiatan belajar mengajar, mahasiswa yang tidak mendengarkan atau tidak
memperhatikan. sanksinya akan ditegur oleh dosen tersebut atau dikeluarkan dari ruangan.


3. Apa kelebihan dan kekuranagn paham hedonisme bila diterapkan di era globalisasi sekarang ini ?
jawab :

Kelebihan :
- memberikan sikap yang pantang menyerah,karena pada paham hedonisme mengajarkan hal yang dapat memotivasi.
- Ilmu pengetahuan teknologi dan budaya yang berkembang dimasyarakat menyebabkan masyarakat umum mengetahui lebih banyak tetapi tiap individu harus dapat menyaring yang baik dan tidak untuk kepentingan dimasa yang akan datang.
- menilai dan melihat segala sesuatu ukuran dengan melihat dari segi kesenangan materinya saja.

Kekurangan :
- Rasa ingin memiliki sesuatu demi pemuasan diri dan pencapaian status sosial yang tinggi terkadang menjadi alasan bagi untuk korupsi.
- Bisa merusak nilai dan norma yang ada di lingkungan masyarakat / sosial,
politik, hukum, ekonomi, dan budaya.

meaning of love

love it have a different taste
why today it is the love of money
would like money is everything

There is also due to face,
what a handsome face could ngejamin can be happy,,
ga also a,,
His love of the truth is the love that happy if they see a sincere feeling of love
not because of its other
if the love for money,
could run out of money and love has foundered,,
if you love because of facial,
Parents could face
and love is gone
but if love as the heart,,
never say die until whenever,,
but rarely have anything like that,,
honest it is more painful than a lie
but honestly it is better than a lie
Bookmark and Share

Understanding Life in the Holy Qur'an

The period of human life is divided into two (QS 40/11), is the world's first life and second life now prevailing in the afterlife. Both kinds of life force in concrete circumstances.

Various kinds of teachings about the nature of life and life's purpose has evolved. Each is different about the meaning and purpose in life. Only the Qur'an was the one who can explain the meaning and purpose of human life enough so that it can be understood by every individual who needs it.

Atheists base their doctrine on the theory of naturalism can not give a reason why there is life now, except as a continuation of the law of evolution of each object has always been a natural change. While they also argue about the law of evolution itself because of too many collisions (dead lock) in analysa and theory.

Conflicts that they called Missing Link. For the purpose of their lives do not have a direction and a good reason. But they're all the same opinion that there would now be destroyed by itself at the end of the day in accordance with menusut and ending equipment and necessities of life due to the stability of the composition terganggunggunya stars in the universe.

They concluded that life begins from the emptiness now, have been realized by nature, and was heading toward the emptiness of the universe in which every individual lost gone without a trace and will not live again.
In this case they forget that there are elements of the Spirit in each individual.

Pihakyang adopts plurality or Trinity, though not justify the theory of evolution, even admitted this man to start his life from a self-consciously created God, but they are never an intention to give a reason about what is contained in the plan of creation. For the purpose of life, they both agreed that the replies will be accepted life after death, but the supernatural kedaan not concrete, in which each person will receive both personal happiness and evil soul will languish.

The first party the above bertntangan with the teachings of the Qur'an regarding the origin of life and also contrary to the purpose of life, while the second party in conjunction with the teachings of the Holy Qur'an on the origins of life are also the same about life goals but different in terms of supernatural and concrete. Instead the two parties (Islam and plurality / Trinity) agree on the meaning of life is nothing but fight for the needs and the continuation of generations, but they (plurality / Trinity) to forget that such opinions will culminate with the destruction of future generations because each individual is more concerned with the current state without concrete risk threats that will confront in the next.

The Qur'an is the basis of Islamic teachings in life, provide sufficient reasons and explanation about the causes, meaning and purpose of human life.

A. Because there is life
Universe, formerly of total emptiness, there is none except Allah that ESA is constantly in a state of supernatural. HE has the intention to act against the worship of the course must be undertaken by a creature that has the logic so it is necessary that created the jinn and mankind will undergo a test which can be referred to the enactment of devotion. Both kinds of these creatures need a place to live where all the needs in the testing available in natural or scientific, then the celestial bodies were created various forms, time and function. Everything is done according to plan logically correct, and got his day started creation Jin and Man, each different in terms of abstract and concrete.

God is the Creator of every thing and every thing that HE guard. (QS 39/62)

HE executor for what HE wants. (QS 85/16)

And I created not the jinn and mankind except to worship Me (in the Hereafter main). QS 51/96

255. USING THE WORD UNLESS IN CONDITIONS

1. If you don’t leave immediately, I will call a policeman.

Unless you leave immediately, I will call a policeman.

2. Fred wouldn’t do that if he didn’t have your permission.

Fred wouldn’t do that unless he had your permission.

3. I won’t bother to call you if I don’t hear from Mr. Brown.

I won’t bother to call you unless I hear from Mr. Brown.

4. If you didn’t agree with him, Charles wouldn’t even suggest it.

Unless you agreed with him, Charles wouldn’t even suggest it.

5. We can’t write to Mr. Suzuki if he doesn’t send us his address.

We can’t write to Mr. Suzuki unless he sends us his address.

6. If you don’t study harder, you’re going to fail the examination.

Unless you study harder, you’re going to fail the examination.

7. I wouldn’t have believed it if I hadn’t seen it with my own eyes.

I wouldn’t have believed it unless I had seen it with my own eyes.

8. If she doesn’t start the letter now, she’ll have to do it tomorrow.

Unless she start the letter now, she’ll have to do it tomorrow.

9. The lawyer wouldn’t say that if he didn’t have strong evidence.

The lawyer wouldn’t say that unless he had strong evidence.

10. If you don’t invest your money wisely, you will lose all of it.

Unless you invest your money wisely, you will lose all of it.

11. I won’t say anything if smith doesn’t bring up the matter himself.

I won’t say anything unless smith bring up the matter himself.

12. If no more guests come, ther will be enough food for everyone.

unless guests come, ther will be enough food for everyone.

13. Our dog wouldn’t have barked if he hadn’t heard a strange noise.

Our dog wouldn’t have barked unless he had heard a strange noise.

254. WRITING CONDITIONS SENTENCES

1. If you had taken my advice, you would have been gotten the car

2. I would have had less trouble if you want to help me

3. If anyone had asked me about it, I would not have told

4. Our dog Saki would have barked if you tried to disturb

5. If I had been in your place, I could have finished your paper

6. Bill wouldn’t have said anything if he did not know what they mean

7. If you had followed my instructions, you would have been safe

8. You wouldn’t have lost your money if you are not careless

9. If john had taken better care of his car, it would have been beauty

10. We couldn’t have gone on our trip if no vehicle to get there

11. If you had only left your house earlier, you would have turned off the electricity

12. If would have been much better if you can keep your emotions

13. If my watch hadn’t been five minutes slow, I could have arrived earlier

14. Things would have been different if we differentiate it

15. If I had been born a century ago, I would have been a super hero

253. UNREAL CONDITIONS: PAST

1. If George (have) the money, he would have lent it to me.

If George had had the money, he would have lent it to me.

2. I would have spoken to Frank if I (see) him yesterday.

I would have spoken to Frank if I had seen him yesterday.

3. If the weather (be) better, we would have left Friday morning.

If the weather had been better, we would have left Friday morning.

4. Alice would have told you the truth if you (ask) her about it.

Alice would have told you the truth if you had asked her about it.

5. If you (study) a little harder, you would have passed the test.

If you had studied a little harder, you would have passed the test.

6. I could have lent you some money if I (spend, not) everything.

I could have lent you some money if I had not spent everything.

7. If there (be) any complaints, we would have heard about them.

If there had been any complaints, we would have heard about them.

8. We would have gone with Fred last Friday if he (invite) us.

We would have gone with Fred last Friday if he had invited us.

9. If you (ask, only)me, I could easily have given you the answer.

If you had onlu asked me, I could easily have given you the answer.

10. Bill would have taken more photographs if he (had) more film.

Bill would have taken more photographs if he had had more film.

11. If Tom (be) here yesterday, he would have been able to advise us.

If Tom had been here yesterday, he would have been able to advise us.

12. We would have bought that house if the price (be) a little lower.

We would have bought that house if the price had been a little lower.

13. If they (need) any help with the work, they would have called us.

If they had needed any help with the work, they would have called us.

251. UNREAL CONDITIONS: PRESENT AND FUTUR

1. If I (have) the day off tomorrow, I would go to the beach.

If I had the day off tomorrow, I would go to the beach.

2. If I (have) a million dollars right now, I would retire.

If I had a million dollars right now, I would retire.

3. If I (be) the mayor of this city, I would change certain things.

If I were the mayor of this city, I would change certain things.

4. If that man (work) harder, he could earn more money.

If that man worked harder, he could earn more money.

5. I would gladly tell you the answer if I only (know) it myself.

I would gladly tell you the answer if I only knew it myself.

6. If Don and I (have) enough money, We could buy a house.

If Don and I had enough money, We could buy a house.

7. If the weather (be) better right now, we could go for a walk.

If the weather were better right now, we could go for a walk.

8. That student would get much higher marks if he (study) harder.

That student would get much higher marks if he studied harder.

9. If Mr.Smith (call) me, I would explain everything to him.

If Mr.Smith called me, I would explain everything to him.

10. Mr.Moore would give up teaching if he (enjoy, not) it so much.

Mr.Moore would give up teaching if he did not enjoy it so much.

11. If I (be) in your place, I would accept Mr.Anderson offer.

If I were in your place, I would accept Mr.Anderson offer.

12. People would understand you better if you (speak) more carefully.

People would understand you better if you spoke more carefully.

virtues of prayer 5 times

virtues of prayer 5 times
Prophet said: "He who maintain the prayer, would be glorified by God with 5 glory:
1. God removes narrowness of his life
2. God remove the punishment from her grave
3. God will give books to his credit record with his right hand
4. He will pass through the bridge like lightning
5. Will enter Paradise without reckoning
And those who underestimate prayer. Allah will mengazabnya with fifteen torture:
1. Six doom world
2. Three torture when dead
3. Three torment in the grave
4. Three torture in the afterlife
Torture in the world, among others:
1. In pull the old blessing
2. In clear sign of the righteous on her face
3. Do not get reward from every charity has earned
4. Not acceptable do'anya
5. Not included as part of the prayers of the righteous
6. Exit his soul without bringing faith
Penalty when death include:
1. Die in a state of abject
2. Die in a state of hunger
3. Die in a state of thirst, which when given as much water as sea water will not relieve her thirst
Punishment in the grave:
1. God's grave, so narrow ribs cross each other
2. His body was baked in the embers of the fire day and night
3. In the grave there is a snake named Syuja'ul aqro who would torture him.
Punishment in the afterlife, among others:
1. When the heavens opened, angels come to him with a chain seventy cubits in length, the chain that hung around his neck and inserted into the mouth to get out of their anus. Then the angel announced "This is the reward of those who underestimate the command of God. "
2. God will not look at his face with compassion views
3. God does not mensucikannya and for him a painful punishment.

Source: http://id.shvoong.com/humanities/2005309-keutamaan-sholat-waktu/ # ixzz1N02g4100

Among the signs of a small disaster are:

1. Changed the Euphrates River into Gold

Hadith narrated by Abu Hurairah ra.:

The Messenger of Allah. said: Day of Judgement will not occur before the river Euphrat uncovers mountains of gold, so that humans kill each other (fighting) to get it. Then terbunuhlah of every hundred people as much as ninety-nine and every one of them said: Hopefully I am the one who survived. (Saheeh Muslim, No.5152)

2. Baitul Muslim dominated Maqdis

"There are six of the signs of apocalypse: death (of the Prophet.), The opening of the Baitul Maqdis, a man was 1000 dinars, but he hated it, slander is the heat of entry on every Muslim home, collect human death as the death of the goat and the Romans khianatnya , to 80 points, and each point 12,000. "(Reported by Ahmad and At-Tabrani from Muadz).

3. Many of the killing

From Abu Hurairah r.a. The Messenger of Allah. said, "Nothing will happen apocalypse, so much happening .. haraj Friend asked what it haraj, O Messenger of Allah? "Messenger of Allah. Replied, "Haraj is murder, murder." (Muslim)

4. The emergence of the Kharijites

From Ali ra. said, I heard the Messenger of Allah. said, "I'll come out at the end of the age group of people who were young, foolish, they say something from the word of God. Faith they just got their throats. They come out of the religion like an arrow out of his bow. Where do you find, then kill them. Who killed him will get a reward on the Day of Resurrection. "(Bukhari).

5. Many police and defense kezhaliman

"At the end of time many police in the morning to do something that incurred the Wrath of God, and in the afternoon to decree anything which God hated. Be careful lest you become their friend. "(Reported by At-Tabrani)

Hadith narrated by Abu Hurairah ra., He said:

Messenger of Allah. said: Day of Judgement will not occur except after two big groups fight each other so that Break great battle between them when their mission is one. (Saheeh Muslim, No.5142)

6. The war between Jews and Muslims

From Abu Hurairah that the Messenger of Allah. said, "Nothing will happen until the Muslims fight apocalypse with the jews. So the Muslims kill them until there is a Jew hiding behind rocks and trees. And the rock and tree, 'O Muslim, O servant of Allah, this Jew behind me, come and kill it.' Unless Gharqad tree because he is a Jewish tree. "(Muslim)

Based Muzakaroh I've ever through those people who understand about the religion of Islam (the A'lim), there are four criteria for the air-FAITH:

1. Worship
People were always busy with FAITH will worship, like prayer in the mosque 5 times berjemaah, voluntary prayer in his house, and was busy dhikr Tilawat Al-Quran.
2. Mua'malah
People Ber Muamalah faith in the air, trade, trying to make a living, works by way diridhoi by GOD, and the intention of this effort is to support him to always obey the commands GOD.
3. Mua'syaroh
People were Muasyaroh FAITH will air, along with his brother or his friend with gentleness (mahabbah), treats all GOD's creatures with love.
4. Akhlaq
The peak of her Akhlaq FAITH is his behavior, he will be a fun, socially acceptable anywhere good fellow Muslims would even with the other communities fello

Here are 10 tips on how to choose healthy foods and still can enjoy a good meal.

1. Eating Foods Rich in Nutrients

You need 40 kinds of different nutrients to get the body healthy, and it can not be obtained in one type of food. Daily food you eat should include also the bread and grain products full of others. Complete also with fruits, vegetables, dairy products and meat, fish and other protein foods. How much food you need depends on your caloric needs.

2. Choose Different Types of rice-Padian Full, Fruit and Vegetables

According to the survey most people do not eat enough of these foods. Is it from 6-11 food you eat, from bread, rice, cereal and pasta, 3 of them full of grain? What you eat fruits and 3-5 servings of vegetables? If you answered no, started to get used to doing it. To make this meal was delicious to eat, try buying a recipe book for cooking various types of vegetables.

3. Maintaining Weight Loss

Your ideal weight depends on several things including the factors sex, height, age and heredity. Excess weight reduces the smooth blood flow, enhance the chances of developing heart disease, stroke, diabetes and some cancers. But it is too thin may also increase the risk of osteoporosis, menstrual ketidaklancaran and other health problems.
If you lose weight and get fat continuously alternately, perform regular diet can help you develop a balanced diet to manage weight. Regular exercise is also important to maintain health.

4. Serves Just Eat In

If you keep eating the proper portion size, easier to eat what you like and stay healthy. Do you know if the recommended servings of meat cooked just 3 ounces? A plate of fruit and a bowl of pasta is considered as a portion of a balanced to maintain health. One glass of ice cream the same as eating 4 servings.

5. Eat regularly

Skipping meals will actually make you hard to control hunger, and it encourages you overeat. When you feel very hungry, usually tend to eat anything without regard to nutrition. Snacking between meals also helps reduce cravings, but not a lot you can-can eat most of the snack and leave the core.

6. Reduce, Not Abandoning Eating

Most people eat for pleasure. If food is your favorite fatty foods, high salt or sugar, the key to staying healthy is to eat enough and how often you eat it. Get to know the contents of the food you eat and make changes, if it is indeed necessary. For adults who eat red meat or dairy products at every meal, should be reduced.
Use the nutrition facts panel on food labels as a guide. Choose non-fat dairy products or low-fat and eat less meat. If you are a fan of fried chicken, it does not matter. Less often you eat. At dinner with friends, offer to share.

7. Select Balanced Food

Not all types of food must be "perfect." When eating foods high in fat, salt or sugar, select other foods that have a lower content. If you missed some kind of food in one day, replace the next day. Try to choose foods that are complementary nutrition and nutrition from day to day.

8. Recognize the Food Trap

To improve your diet, first you should know is what is wrong with it. Write down every food you eat for three days. Then check the list and match with all the above tips. What do you too much snacking, or eating too much fatty-food? Do not leave these foods, just reduce the portions. Do you have enough to eat fruits and vegetables? If not add lah.

9. Create a Periodic Change

Nothing 'super food' or easy answers for a healthy diet, do not expect to change your diet overnight. Starting was by intention to live healthy and make changes gradually, and last for a lifetime. For the adjustment, if you do not like milk without the fat, start is by choosing low-fat milk, until one day you'll probably also like nonfat milk.

10. Remember, No Food Good Or Bad

Choose the type of food according to your total needs, not based on foods 'good' or 'bad.' Do not feel guilty if you love foods such as pies, chips, chocolate or ice cream. Stay eat what you like, but remember, moderation. And select other foods as a counterweight.